Inilah bukti nyata betapa tidak tolerannya masa Ahokers terhadap umat Islam dari GNPF MUI yg sedang sholat
Inilah bukti nyata betapa tidak tolerannya masa Ahokers terhadap umat Islam dari GNPF MUI yg sedang sholat

Inilah bukti nyata betapa tidak tolerannya masa Ahokers terhadap umat Islam dari GNPF MUI yg sedang sholat
Inilah bukti nyata betapa tidak tolerannya masa Ahokers terhadap umat Islam dari GNPF MUI yg sedang sholat

Inilah bukti nyata betapa tidak tolerannya masa Ahokers terhadap umat Islam dari GNPF MUI yg sedang sholat

Di Tengah Orasi saat Sidang Ahok, Massa aksi kawal sidang Ahok melaksanakan Shalat Dzuhur berjama’ah di Jl. RM Harsono, Jakarta Selatan., Pendukung Hoak malah stel musik keras

Dalam sidang Ahok hari ini, masa mereka hanya 100 an. Lho katanya BUANYAK, Mana…??? Mungkin jatah Nasi bungkusnya hanya utk 100 an ya.?

Sedangkan massa Pendukung GNPF-MUI mencapai 10 ribuan, Tapi, walau demikian, massa GNPF-MUI tetap menjadi kondusifitas, Sebaliknya, massa pendukung ahok sangat SULIT DIATUR, Sampai2 Polisi peringati lewat toa: “tolong massa pendukung basuki jgn setel2 lagu yg tdk semestinya”

Sepertinya mereka memang sengaja membuat suasana panas, memancing bentrokan. Ujung2nya mereka bekoar : ” KAMI DIZOLIMI “…Yeeeee…cengeng.

Aksi massa yang berada di depan Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan sungguh kontras. Massa GNPF-MUI yang sedang melakukan salat berjamaah di lokasi diganggu dengan suara musik keras dari mobil komando diiringi jogetan dari para pendukung Ahok

Pantauan di lokasi, Selasa (3/1/2017), kedua massa masih berada di depan Gedung Kementan untuk mengawal jalannya persidangan dugaan kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok. Namun, tampak ada hal yang saling berlawanan diantara kedua massa, yakni kegiatan mereka.

Massa pendukung Ahok misalnya, mereka tampak meneriakkan agar Ahok dibebaskan karena tak bersalah. Disamping orasinya itu, massa pendukung Ahok pun tampak berjoget-joget lantaran di atas mobil komando memutarkan musik-musik dengan nada yang begitu keras.

Sementara itu, massa GNPF-MUI meneriakan agar Ahok ditangkap dan dipenjarakan. Massa pun sempat salat Zuhur berjamaah di jalanan dan bersolawat meski kubu Ahok memutar musik secara keras. Massa yang meminta penjarakan Ahok tetap khusuk melaksanakan ibadahnya itu.

“Siap bela Islam? Siap penjarakan penista agama? Mari kita berdoa agar si penista agama diberikan hukuman atas perbuatannya,” kata orator di mobil Komando GNPF-MUI di depan Gedung Kementan, Selasa (3/1/2017).

Hingga kini, sidang dugaan kasus penistaan agama masih digelar di Auditorim Kementan. Adapun agenda sidang keempat ini mendengarkan keterangan saksi dari pelapor. Meski kedua massa masih terus berorasi, keduanya masih tetap berlaku tertib.

Incoming search terms:

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY